Hari Santri Nasional Se-Sumatera Utara Akan Dipusatkan di Kota Binjai

0
93

BINJAI | Media24jam.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 tingkat Provinsi Sumatera Utara akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Binjai pada 22 Oktober 2025. Beragam kegiatan keagamaan, seni, dan olahraga akan digelar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan serta kreativitas para santri di seluruh Sumatera Utara.

Wali Kota Binjai, Drs. Amir Hamzah, M.AP, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Binjai sebagai tuan rumah peringatan HSN tahun ini.

“Insyaallah Hari Santri Nasional di Sumatera Utara akan dipusatkan di Kota Binjai. Gubernur dan Forkopimda Sumut juga dijadwalkan hadir. Nanti kami akan ikut main bola pakai sarung di Lapangan Merdeka Binjai,” ujar Amir Hamzah, Kamis (16/10/2025).

Amir mengajak seluruh masyarakat Binjai untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut agar berjalan lancar dan sukses.

“Ini momen yang membanggakan, karena sejalan dengan slogan Kota Binjai: Maju, Berbudaya, Religius, dan Sejahtera. Semoga Hari Santri Nasional 2025 berlangsung semarak dan membawa berkah bagi kita semua,” harapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dzikir dan Doa Bersama akan digelar di Masjid Al-Fatih Binjai pada 18 Oktober 2025, dengan menghadirkan Ustadz H. Amrizal Batubara, M.E.

Sebelumnya, Wali Kota Binjai Amir Hamzah telah membuka secara resmi kegiatan Semarak Hari Santri Nasional Kota Binjai Tahun 2025 di Lapangan Merdeka Binjai, Senin (14/10/2025). Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Silaturahmi Pesantren Sumatera Utara (BSP-SU) Kota Binjai, Pemerintah Kota Binjai, dan Kementerian Agama Kota Binjai.

Kegiatan Semarak Hari Santri yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2025 diikuti oleh 16 pondok pesantren se-Kota Binjai.

Dalam sambutannya, Amir Hamzah menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

“Tema ini memiliki makna mendalam bahwa santri berperan penting dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan dengan pengorbanan besar,” tegasnya.

Ia menambahkan, santri harus menatap masa depan dengan bekal intelektual, spiritual, dan kepedulian sosial yang kuat.

Melalui kegiatan ini, peringatan Hari Santri Nasional diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-santri dan lembaga pendidikan Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

(Meru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here