GUNUNGSITOLI (Media24jam.com) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kelurahan (PMDK) Kota Gunungsitoli menggelar pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM).
Pelatihan yang di ikuti masyarakat dari enam Kecamatan Se-Kota Gunungsitoli itu berlangsung di lantai ll kantor Dinas PMDK Kota Gunungsitoli, Jumat (20/5/2022).
Kepada wartawan, Kepala Dinas PMDK Kota Gunungsitoli, Peniel Harfa S.Sos, mengatakan pelatihan KPM bertujuan untuk mengkonvergensi pencegahan stunting di Kota Gunungsitoli.
“Stunting sudah menjadi program pembangunan nasional. Dan Kota Gunungsitoli menjadi salah satu prioritas dari 100 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia”, ujar Peniel.
Diapun menerangkan, bahwa stunting tidak hanya soal terhambatnya pertumbuhan anak, namun juga perkembangan otak anak yang kurang maksimal.
“Stunting dapat menyebabkan kemampuan mental dan belajar anak di bawah rata-rata. Sehingga berdampak terhadap prestasi di;sekolah”, kata Peniel.
Selain itu, Peniel berharap pelatihan KPM mampu meningkatkan pendataan 1.000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) sekaligus cakupan balita hadir ke posyandu.
“Saya percaya, KPM akan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Meningkatkan pencatatan dan pelaporan kasus balita stunting ke dalam aplikasi Elektronic Human Development Worker”, pungkasnya. (Yos)



