Kapal Kayu KM Wahyu Di Lumpuhkan Oleh Petugas BC

0
1033

 

KARIMUN, (media24jam.com) – Satuan DJBC Khusus Kepulauan Riau dan KPU BC type B Batam dalam Operasi Jaring Sriwijawa berhasil melumpuhkan Kapal Kayu KM Wahyu dengan Muatan BKC HT di perairan Laut Nongsa.

Kepala kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau Agus Yulianto melalui Jumpa Pers Membenarkan atas penangkapan Kapal Kayu KM.Wahyu di Wilayah Lautan Nongsa.

Agus mengatakan,sebelum penangkapan kapal kayu KM.Wahyu, berdasarkan informasi yang diterima terdapat kapal kapal kayu yang tidak mengaktifkan Instrument AIS.

“Dimana kapal kayu tersebut di duga membawak barang dari Perairan Singapura yang mengarah ke Perairan Nongsa,” ujar Agus. Kamis (04/06/2020).

Dari hasil Pantauan Petugas BC Sekitar pukul 13.51.Wib, kapal tersebut telah memasuki Perairan Indonesia dan BC menindalanjuti hasil dari informasi yang didapat oleh petugas BC.

“Sekitar Pukul 14.15.Wib,Satgas Patroli Laut BC melihat sebuah kapal kayu dengan ciri ciri yang sama dengan informasi yang didapat oleh petugas BC,” terangnya.

Hingga ahkirnya pengejaran atas kapal kayu KM Wahyu tersebut di lakukan oleh petugas Patroli Laut BC,dan setelah mendekati kapal kayu tetsebut perugas BC memberikan Isyarat Lisan untuk berhenti kepada kapal Kayu KM.Wahyu tetapi tidak di hiraukan oleh Nahkoda Kapal Kayu tersebut.

Selanjutnya,Petugas Patroli Laut BC pun melepaskan tembakan peringatan sebagai isyarat agar kapal kayu tersebut berhenti.

“Sekitar pukul 15.00.Wib,petugas Satgas Patroli Laut BC berhasil melumpuhkan kapal kayu KM Wahyu dan bersandar di kapal Petugas BC lalu dilakukan pemeriksaan tethadap Kapal kayu diketahui seluruh ABK Kapal kayu KM.Wahyu sebanyak 9 orang dan mengangkut muatan berupa BKC HT,” katanya lagi.

Selanjutnya,Kapal Kayu yang bermuatan BKC HT Asal dari negara Singapura di bawak menuju kantor Wilayah DJBC Kepulauan Riau untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

“Dengan keberhasilan Petugas Patroli Laut BC Melumpuhkan Kapal Ilegal dari Singapura sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Khususnya Masyarakat Karimun dari barang Ilegal yang berbahaya dan sekaligus untuk melindungi Industri dslam Negeri dan penerimaan negara yang sangat kita butuhkan,” pungkas Agus.(J.silalahi/Mf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here