Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Rusun Polres Tapteng, 6 Bulan Rampung  

0
9

TAPTENG | MEDIA 24 JAM.COM-Tak mau urusan tempat tinggal menjadi beban personel, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto langsung tancap gas saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (7/8/2026).


Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di Polda Sumut itu meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Susun (Rusun) Dinas “Tunggal Panaluan” Polres Tapteng.


Bukan sekadar seremoni, pembangunan fasilitas tersebut langsung dibarengi target tegas. Kapolda meminta seluruh pekerjaan pembangunan diselesaikan dalam waktu enam bulan.


“Pembangunan Rusun Tunggal Panaluan dan perbaikan di empat Polsek ini merupakan langkah nyata Polri dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Whisnu Hermawan.


Kapolda mengatakan, pemenuhan rumah dinas merupakan kebutuhan dasar bagi personel. Dengan tersedianya hunian, anggota diharapkan tidak lagi terbebani persoalan tempat tinggal, biaya sewa maupun cicilan.


“Sehingga bisa berfokus penuh melayani masyarakat,” ujarnya.


Dalam program tersebut, Polres Tapteng mendapat satu unit rusun dinas dengan total 20 kamar atau hunian.


Tak hanya Rusun. Empat Polsek jajaran, yakni Polsek Pandan, Polsek Kolang, Polsek Sorkam dan Polsek Barus, juga mendapat program pemugaran total serta penataan ulang.


Masing-masing Polsek tersebut akan dilengkapi tambahan empat unit rumah dinas.


Kapolda pun mewanti-wanti agar fasilitas yang telah dibangun nantinya tidak dibiarkan terbengkalai.


“Saya instruksikan seluruh jajaran untuk rutin merawat dan menjaga fasilitas gedung yang dibangun agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang,” katanya.


Selain soal hunian, perhatian Kapolda juga diarahkan terhadap kondisi lingkungan kerja dan pelayanan masyarakat.


Ia meminta seluruh Mako ditata bersih dan rapi. Menurutnya, kondisi lingkungan kerja yang tertib harus berjalan seiring dengan tertibnya administrasi serta meningkatnya kualitas pelayanan publik.


Bahkan, Kapolda menegaskan tidak boleh lagi ada persoalan teknis sepele yang menghambat masyarakat ketika membuat laporan.


“Kebutuhan operasional harian harus terpenuhi 100 persen. Jangan sampai masyarakat membuat laporan, tetapi kertas administrasi habis atau listrik bermasalah,” tegasnya.


Kapolda juga mendorong jajaran Polres Tapteng mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Pelayanan seperti pengurusan SKCK, perizinan keramaian hingga surat kehilangan diminta semakin mudah diakses masyarakat tanpa harus selalu berhadapan langsung dengan petugas.


“Yang paling utama adalah membangun sistem digital yang andal dan beroperasi 24 jam,” katanya.


Menurut Whisnu, sistem digital yang kuat dibutuhkan agar pelayanan tetap berjalan meski terjadi pergantian pimpinan maupun personel.


“Keberadaan sistem yang kuat akan menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan konsisten, efektif dan akuntabel siapa pun pimpinannya,” tegasnya.


Kunjungan kerja tersebut turut diisi dengan penyerahan dukungan sarana dan prasarana kepada jajaran Polres Tapteng.


Sebelumnya, Kapolda Sumut bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Mona Whisnu Hermawan juga menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Munawar di Kelurahan Pandan Wangi dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026.


Kedatangan rombongan Kapolda Sumut menggunakan Helikopter Polri P-3307 dan disambut Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu serta unsur Forkopimda Tapteng di Lapangan Bola Kaki Pandan.


Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Tapteng yang tetap sigap memberikan pelayanan kepada masyarakat meski sebelumnya turut terdampak bencana alam.(lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here