TANAH KARO(Media24jam.com) – Tingginya curah hujan serta dalam waktu yang lama diseputaran Tanah Karo, sehingga menimbulkan bencana alam tanah longsor yang diketahui telah menelan korban jiwa.
Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada hari Kamis (26/08) sekira pukul 21.30 Wib di Dusun Lau Bawang Kelurahan Padang Mas Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo, dimana diketahui telah menimpa 4 (empat) rumah warga sehingga tembok dan bangunan terlihat hancur disebabkan oleh longsoran tanah.
Dalam pencarian korban yang tertimpa material dan tanah, Tim Basarnas, TNI/Polri, BPBD Karo langsung turun ke lokasi dengan dibantu anggota dinas Pemadam Kebakaran dan warga melakukan pencarian dengan cara menyemprot timbunan tanah, serta menggunakan alat cangkul juga sekop serta dibantu dengan alat berat.
Dengan adanya kejadian itu, Bupati karo Cory.S.Sebayang bersama Forkopimda, dan Kapolres Karo AKBP Yustinus Setiyo SH, serta Dandim 0205/TK Letkol Eko Yulianto SE, bersama anggotanya turun langsung kelokasi untuk membantu pencarian korban.
Dalam keterangannya, Lurah Padang Mas All Dian Purba saat dilokasi bencana didampingi Kepling Dusun Lau Bawang Adir Sinulingga kepada wartawan, Jumat (27/08) sekira pukul 13.20 Wib disekitar lokasi bencana longsor menyampaikan,
Adapun nama korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal yakni,Tia Monika Sari Boru Silitonga (28) warga Jalan Karakatau Ujung Medan, Kasih Karolina Beru Tarigan (3) warga Dusun Lau Bawang, ditemukan sekira pukul 05.00 Wib. Lain hal dengan korban Angel Beru Tarigan (5) warga Dusun Lau Bawang Kabanjahe ditemukan sekira pukul 09.00 Wib. Dalam pencarian selanjutnya sekira pukul 13.25 Wib ditemukan lagi jasad Roslinda Boru Marpaung (48) dan cucunya, Bumi Riski Aditia (2) yang pada saat ditemukan posisinya dalam keadaan telungkup dibawah reruntuhan material, dan diketahui para korban mengalami luka memar disekujur tubuhnya. Sementara warga yang selamat, Tutri Boru Silotonga (30) dan suaminya Aktavius Tarigan (33) dimana keduanya mengalami luka dibagian kakinya, diketahui juga Dedi Simbolon (30) dan Rudi Silalahi (30) yang mana langsung menjalani rawat inap di RSU Kabanjahe.
“Dimana dalam Kejadian itu begitu cepat, sehingga warga pun sempat didera ketakutan pada malam itu dan juga terdengar teriakan warga yang minta tolong, sehingga warga pun berupaya melakukan pencarian. Namun dari hasil keterangan keluarga korban, bahwa dua anak dari pasangan Aktavius Tarigan dan Tutri Boru Silitonga yakni Angel Beru tarigan dan Kasih Karolina ikut tertimbun reruntuhan tanah dan saat ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Begitu juga Bumi Riski Aditia (2) anak laki-laki pertama dari pasangan Muriadi dan Boru Simbolon ikut ditimbun longsor bersama neneknya Roslinda Boru Marpaung (48), dan semua korban telah dievakuasi ke Rumah sakit Umum Kabanjahe,” Sambungnya.
“Dalam kejadian ini, saya turut berbelasungkawa semoga keluarga kuat menghadapi musibah ini dan saya menghimbau kepada warga agar waspada, karena cuaca saat ini sangat extrim, jadi bagi penghuni rumah yang dianggap rawan bencana, saya harap agar sebaiknya pindah dahulu demi keselamatan,” jelas All Dian Purba melanjutkan kembali.
Sementara pantauan wartawan dilokasi, terlihat suasana haru dan sedih meliputi dari kerabat keluarga korban bencana, dimana isak tangis tak dapat dibendung dari keluarga korban begitu jasadnya ditemukan, bahkan menurut keterangan dari Muriadi (ayah dari Bumi Riski Aditia), bahwa saat kejadian itu dia sedang berada di daerah Simalungun untuk bekerja dan sementara anaknya Bumi Riski Aditia ditinggalkannya bersama opungnya.
“Saya bagaikan mimpi mendengar adanya kejadian ini, baru tadi pagi sekira pukul 04.00 Wib, saya baru saja sampai dilokasi kejadian dan melihat rumah yang dihuni mertua saya sudah tertimbun tanah longsor,” Ujarnya sambil berurai air mata.
Warga disekitar lokasi juga ikut merasa sangat berduka atas kejadian ini, sehingga ikut juga meneteskan air mata melihat keluarga korban yang kehilangan anaknya dan juga menyempatkan diri memberi penghiburan kepada keluarga korban.
Diperoleh informasi dari keluarga korban, bahwa Tia Monika Sari Boru Silitonga (28) akan dikebumikan di Medan, dan Angel Beru Tarigan (5) serta adiknya Kasih Karolina Beru Tarigan (3) akan dikebumikan di Desa Dokan Kecamatan Merek.
“Tia Monika Boru Silitonga merupakan tante dari Angel dan Kasih Karolina, dia baru satu minggu berada di Kabanjahe, namun maut menjemputnya disini,” jelas warga. (Ton)




