BINJAI | MEDIA 24 JAM.COM-Niat hati sekadar nongkrong santai di kawasan Tanah Lapang Merdeka Binjai, seorang anak di bawah umur malah harus menahan sakit setelah diduga menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok wanita, Senin (8/6/2026) malam.
Korban diketahui berinisial AS (16), warga Binjai Timur. Remaja tersebut diduga menjadi sasaran pengeroyokan sekitar pukul 23.35 WIB hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.
Informasi yang dihimpun, malam itu korban tengah bersantai bersama dua kakaknya di kawasan Tanah Lapang Merdeka. Mereka disebut sedang menunggu seseorang untuk membicarakan sesuatu.
Namun suasana mendadak berubah tegang. Beberapa wanita tiba-tiba datang dan langsung melontarkan amarah kepada korban dan keluarganya tanpa alasan yang jelas.
Merasa bingung, korban sempat mencoba menanyakan penyebab dirinya dimarahi. Bukannya mendapat jawaban, korban justru diduga langsung diseret ke jalan dan dihajar secara membabi buta.
“Korban dipukul dan bahkan sempat dipijak. Suasananya sempat ricuh hingga warga ikut membantu melerai,” ungkap sumber di lokasi.
Salah satu kakak korban dibantu warga berupaya menghentikan aksi brutal tersebut. Setelah berhasil melepaskan diri, korban bersama keluarganya langsung menyelamatkan diri ke Kantor Polsek Binjai Kota yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Saat ditemui awak media di Mapolres Binjai, korban mengaku masih merasakan sakit di sekujur tubuh akibat penganiayaan itu.
“Jadi saya nongkrong di Tanah Lapang sama kakak saya, terus ada yang datangi kami langsung marah-marah. Saya gak tau kenapa. Pas saya mau tanya, saya langsung diseret ke jalan dan dipukuli,” ujar AS dengan nada lemah.
Hingga berita ini diturunkan, identitas para terduga pelaku masih belum diketahui. Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur ini diharapkan segera mendapat perhatian aparat kepolisian.(gci)




