Sergai (Media24jam.com) – Kebersihan adalah sebagian dari Iman, itulah segelintir yang diucapkan Misdi Kepala Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai kepada wartawan, Jumat (03/02/2023) pagi, disaat bersih-bersih, tepatnya di Dusun I Desa Pematang Cermai.
Lebih lanjut dikatakannya, kita bersama seluruh perangkat Desa Pematang Cermai juga dengan warga melaksanakan kegiatan Jumat bersih, yang dimana dalam kegiatan bersih-bersih ini rutin kita setiap jumat melakukannya.
Hari ini kita melaksanakan bersih-bersih dimulai dari halaman kantor desa Pematang Cermai dan selanjutnya mengarah ke dusun I dan dusun II. Adapun dalam kegiatan jumat bersih ini berupa mengorek parit yang tersumbat menyapu sampah yang berserakan dijalan dan membakarnya.
Alhamdulillah, dalam kegiatan jumat bersih ini walaupun cuaca panas terik kita bersama perangkat desa dan warga tetap bersemangat. Dan badan berkeringat membuat tubuh semakin sehat, jika lingkungan bersih kan indah dipandang, lagi pun kebersihan adalah sebagian dari Iman,” pungkas Misdi Kades Kentang Cermai.(hrp)
[3/2 19.12] Malik Harahap: Gema Patas, Program Patok Batas Tanah Untuk Cegah Konflik Masyarakat
Sergai (Media24jam.com) – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya memimpin acara pemasangan patok batas tanah yang diprakarsai oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Sergai, Jumat (03/02/2023). Acara tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Agraria dan Tata Ruang seharusnya ditulis sebagai Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mendaftarkan tanah sistematis di seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 patok ditempatkan di Desa Dolok Merawan, salah satu dari 5 desa yang ada di kecamatan Dolok Merawan.
Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan, program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang diprakarsai oleh Kementerian ATR/BPN membuat harapan besar bagi Indonesia. Menurutnya, dalam upaya pengaktualisasian program PTSL sebanyak 1 juta patok untuk Indonesia, pihaknya di Kabupaten Sergai menargetkan Kecamatan Dolok Merawan yang terdiri atas 5 desa bisa terpasang 200 patok per desanya.
“Atas nama masyarakat dan Pemkab Sergai, saya berterima kasih dan mengapresiasi BPN yang telah mengadakan pemasangan patok batas tanah. Dengan program ini, tentu akan memudahkan masyarakat untuk mengetahui batas tanah yang sebelumnya kondisinya belum pasti,” ungkap Bupati yang populer dengan panggilan Bang Wiwik itu.
Dirinya menyebut, adanya patok batas tanah tersebut akan menghindarkan kekeliruan dan permasalahan yang bisa jadi muncul di kemudian hari. Program PTSL ini, lanjut Bupati, diharapkan dapat menyebar ke seluruh kecamatan yang ada di Sergai.
“Saya ingin berpesan kepada para kepala desa untuk terus berupaya bagaimana caranya desa dapat memiliki sertifikat yang pada akhirnya diharapkan dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Bang Wiwik.
Kepala BPN Sergai, Ridwan Lubis, berharap agar Pemkab Sergai dapat membantu dan mendukung program PTSL demi mencegah konflik dan perselisihan tanah antara masyarakat.
“Target program ini adalah mencapai 13.060 sertifikat tanah pada tahun 2023, terdiri dari 11.060 PTSL, 1.000 sertifikat redistribusi tanah, 1.000 sertifikat lintas sektoral, dan 200 sertifikat konsolidasi tanah,” paparnya.
Secara keseluruhan, Ridwan menjelaskan program pemasangan tanda batas tanah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga konflik dan perselisihan tanah.
“Kami mohon dukungan Pemkab Sergai untuk membantu dan mendukung program ini karena Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas atau “Gema Patas” ini adalah tujuannya supaya terpasang patok agar jangan ada pencaplokan. Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tandasnya.
Kegiatan dihadiri Asisiten Pemerintahan dan Kesra Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si, Kadis Kominfo Drs H Akmal, AP, M.Si, Kepala Bappeda Rusmiani Purba, S.Sos, MM, Kadis Perkim Sofyan Suri, S.Sos, MM, Kadis PMD Sri Rahmayani, S.Sos, M.Si, Camat Dolok Merawan Alfian Purba, SE, MM, Muspika, para Kepala Desa, serta masyarakat sekitar.(hrp)




