Persaingan Usaha dan Harga Bahan Baku Jadi Tantangan Penjual Dimsum

0
22

Medan (media24jam.com) – Persaingan usaha menjadi salah satu tantangan yang dihadapi penjual dimsum di Jalan Menteng 7. Banyaknya pedagang dimsum di sekitar lokasi membuat pelaku usaha harus bersaing untuk menarik pelanggan.

Hal tersebut disampaikan Fanny, penjual dimsum yang telah menjalankan usahanya selama tiga tahun, saat ditemui pada Jumat (2/10/2026).

Fanny menjual dua jenis dimsum, yakni dimsum mentai dan dimsum goreng. Untuk pilihan saus, tersedia saus chili dan saus mentai.

Dimsum mentai dan dimsum goreng,” ujar Fanny.

Dari kedua jenis tersebut, dimsum mentai menjadi produk yang paling banyak diminati pelanggan. Dalam sehari, Fanny dapat menjual sekitar 70 hingga 90 biji dimsum.

Paling laris dimsum mentai,” katanya.

Dimsum tersebut dijual dengan harga Rp2 ribu per biji. Pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua.

“Mulai dari remaja sampai orang tua,” ungkapnya.

Fanny mengatakan persaingan menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan usahanya. Menurutnya, banyak pedagang dimsum lain yang berjualan di sekitar lokasi.

“Pasti persaingan ya, karena dimsum ini banyak sekali yang jual di sekitarnya sini,” ujarnya.

Selain persaingan, perubahan harga bahan baku juga turut memengaruhi usaha yang dijalankannya. Ketika harga bahan baku, seperti ayam, mengalami kenaikan, keuntungan yang diperoleh menjadi berkurang.

“Berpengaruh sih, untung yang didapat jadi berkurang,” katanya.

Meski menghadapi persaingan dan perubahan harga bahan baku, Fanny tetap menjalankan usaha dimsum yang telah digelutinya selama tiga tahun.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here