DELISERDANG (media24jam.com) – Proyek pekerjaan pemeliharaan Jembatan Sungai Titi Payung Pantai Labu Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang milik Dinas
SDABMBK Kabupaten Deliserdang yang dikerjakan oleh Pelaksana CV KLM diduga dikerjakan asal jadi.
Informasi yang dihimpun Wartawan , Pekerjaan dengan No Kontrak:000.3.2/0514.dengan nilai kontrak Rp 398.708.000. (Tiga Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Delapan Ribu Rupiah) dengan tenggang Waktu Pekerjaan 60 Hari Kalender yang bersumber dari APBD Tahun 2026 yang mana hingga kini pekerjaan masih terus dilaksanakan diduga menggunakan besi bekas.
Kemudian kondisi pekerjaan proses pembangunan jembatan Sungai Titi Payung Pantai Labu sebahagian besar diduga menggunakan pakai besi bekas diantaranya Besi Leter H sebagai alat penahan lantai jembatan juga besi tiang penahan jembatan diduga pakai besi bekas yang sudah keropos bukan besi baru.
Menanggapi adanya dugaan Dinas SDABMBK mengerjakan proyek pemeliharaan jembatan sungai titi payung Pantai Labu tersebut, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menyoroti dugaan pekerjaan jembatan yang tidak sesuai bestek tersebut.
“Dengan metode pembangunan jembatan Sungai Titi Payung Pantai Labu yang diduga kuat tidak sesuai bestek / aturan jasa kontruksi Jembatan tersebut tidak akan dapat bertahan lama dan membahayakan bagi masyarakat sebagaimana yang diharapkan semua pihak melewati jembatan tersebut,” kata Ketua LSM Abdi Lestari Sumut Jonter SIhotang kepada wartawan Senin (14/9/2026)
Kepada Dinas SDABMBK Deli Serdang, Jonter SIhotang berharap bahwa dinas tersebut melakukan pengawasan ketat dan melekat dilapangan.
“Oknum Kabid Pengawasan Jalan dan Jembatan jangan hanya duduk di Kantor saja sekaligus menghindar kalau ditanya wartawan tapi justru harus lebih giat dan berani turun dilapangan memantau langsung proyek yang sedang dikerjakan oleh pemborong dan jangan Cuma mempercayai anggotanya saja kalau mau pekerjaan tersebut sesuai standar Jasa Kontruksi” pinta Jonter SIhotang.
Selain itu Jonter SIhotang juga meminta kepada Bupati Deli Serdang agar memberi sangsi kepada Dinas SDA BM BK Deli Serdang, agar tidak memberikan proyek kepada oknum pemborong yang tidak profesional yang hanya mau untung sendiri.
” Ya kalau pekerjaan ini diduga asal jadi , Pihak Dinas SDABMBK jangan memberikannya lagi kepada oknum Pemborong tersebut, Padahal semua masyarakat Deli Serdang memahami bahwa anggaran yang digulirkan untuk pembangunan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD)” pungkas Jonter SIhotang.
Sementara itu Kadis SDABMBK Deliserdang Suparno saat dikonfirmasi Media24Jam Selasa (15/9/2029) via pesan WhatsApp menyebut akan mengecek hal tersebut.
” Kita cek dulu ya bg” kata Suparno membalas konfirmasi.
Kemudian Kadis SDABMBK Deliserdang tersebut menyebut bahwa besi yang digunakan tetap memakai besi baru.
“Gak ada pake yang bekas , sisip yang lama diganti yang baru, tapi gak semua diganti, yang rusak rusak
yang diganti” kata Suparno seraya mengirim foto bahan bangunan besi via pesan WhatsApp.(fan)
TEKSPHOTO:
Jembatan Sungai Titi Payung Pantai Labu yang diduga dikerjakan Pakai Besi Bekas. MEDIA24JAM I FANI ARDANA




