MEDAN (Media24jam.com) – Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE mengadakan Reses masa persidangan II Tahun ke empat TA 2023, di daerah pemilihan IV Kota Medan, aspirasi warga dalam reses terkait infrastruktur jalan rusak, drainase bermasalah, Lampu penerangan jalan umum yang padam, warga sakit tak punya BPJS atau tertunggak dengan KTP Kota Medan di layani dengan JKMB atau UHC program layanan Kesehatan Walikota Medan Bobby Nasution, di paparkan Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE dan narasumber yang hadir.
Narasumber yang hadir dalam Reses adalah perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, perwakilan BPJS, pihak Kecamatan Medan Denai, Lurah TSM III, Kepala Puskesmas, kepling TSM III, semua aspirasi yang di sampaikan warga di berikan solusinya oleh Dinas terkait.
Namun dengan adanya laporan warga bernama Sucipto (48) yang menyampaikan tentang Nenek usia 80 tahun kondisi sakit tinggal sendirian menumpang di warung warga dekat bantaran sungai Denai oleh Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE langsung turun kelokasi melihat warga terlantar seperti yang dilaporkan warga Jumat (19/5/2023) sekira pukul 18.00 Wib.
“Berharap aspirasi masyarakat disampaikan dalam Reses ini serta mendengar solusinya dari Dinas terkait, atau sampaikan secara tertulis di serahkan kepada Kami untuk di teruskan ke Pemko Medan,” tutur Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE.
“Intinya, kami siap menerima aspirasi Masyarakat tentang infrastruktur jalan yang rusak, drainase parit bermasalah, lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam, layanan kesehatan BPJS, atau warga kondisi sakit butuh rawatan puskesmas atau Rumah Sakit namun tak punyaBPJS atau tertunggak, dengan menunjukkan KTP Kota Medan dilayani JKBM atau UHC layanan Kesehatan program Walikota Medan Bobby Nasution,” ungkapnya.
Saat serap aspirasi dan sesi tanya jawab dengan Masyarakat ada warga Sucipto (48) laporkan tentang warga Nenek yang sangat uzur di perkirakan usianya 80 tahun, tinggal sendirian, kondisi sakit tinggal di warung warga dekat bantaran sungai keseharian kebutuhan hidupnya di bantu warga di respon Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE dengan melihat langsung kondisi warga terlantar tersebut di dampingi perwakilan Dinas Sosial, pihak Kecamatan Medan Denai, Lurah TSM III, Kepling dan Ka Puskesmas beserta ketua Tim Relawan Hasyim ( TRH) Hermanto Sagala S,SoS.MSi, untuk di carikan solusinya.
“Laporan warga ketika Reses yang di sampaikan tentang Nenek usia 80 tahunan kondisinya sakit – sakitan tinggal sendirian di warung milik warga katanya kurang di pedulikan keluarga, tak punya EKTP, hal yang sangat memprihatinkan sekali apalagi dengan kondisi sudah uzur harusnya keluarga peduli orang tuanya,” tegasnya.
Menurut pengakuan warga pemilik warung Jamal (60) bahwa Nenek Inem sebelumnya di kunjungi Hermanto Sagala S,SoS, MSi dan Tim Relawan Hasyim dan berikan bantuan paket sembako untuk kebutuhan Nek Inem sebagai bentuk kepedulian dan janjikan urus data kependudukannya.
“Sebelumnya pak Hermanto Sagala pas kemari bicarakan program KTP, KK, BPJS, bantuan Sosial, bantuan anak sekolah, Nek Inem nampaknya lalu di panggilnya, Nenek inem keluar di lihatnya Nenek ini jalan pun payah, kuterangkan pada beliau bahwa Nek Inem usianya sudah 80 tahunan, tinggal di warungku, keluarga pun tak peduli, KTP tak ada, langsung di berikan pak Hermanto Sagala bantuan Sembako dan uruskan KTP dan KK Nek Inem,” Terang warga pemilik warung bernama Jamal.
“Kita akan dorong Pemerintah Kota Medan untuk memberikan bantuan untuk lansia, harapannya ada rumah jompo di bangun Pemko Medan untuk lansia, karena banyak lansia tinggal di keluarga kurang mampu jadi kurang terurus,” sambung Hasyim lagi.
“Saya harap pihak Kecamatan Medan Denai, Lurah TSM III bapak Riski agar membantu urusan Kependudukan Nenek ini dan Kepala puskesmas ibu dr. Kartika segera periksa kondisi kesehatan.Nenek dengan mendatangi dan membawa petugas medis dari Puskesmas kalau perlu di rujuk ke Rumah Sakit,” pungkasnya.(Gus)




