KEPRI, (media24jam.com) – Komplek ruko Nagoya Indah Kecamatan Lubuk Baja kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), malam ini, Selasa (10/11/2020) sekira pukul 20.00 Wib suasananya cukup mencekam. Pasalnya, terjadi keributan dan saling baku hantam antar kelompok disalah satu lokasi hiburan Gelanggang Perjudian Elektronik (Gelper).
Informasi yang didapat media24jam.com, keributan terjadi disebabkan, diduga adanya persoalan persaingan bisnis antar pengelola Gelper. Di komplek pertokoan ini memang ada tiga lokasi hiburan Gelanggang Perjudian Elektronik (Gelper) yang berjarak hanya belasan meter antara satu dengan yang lainnya. Diantaranya, City Hunter, Wu Kong, dan NGZ.

Pantauan media ini, sekira pukul 21.15 Wib, situasi di lapangan berangsur normal setelah tim aparat keamanan negara berpakaian sipil datang ke lokasi kejadian yang mencekam. Lalu kerumunan kelompok masa terlihat membubarkan diri.
Dalam mengungkap penyebab keributan yang terjadi diarena Gelper tersebut, saat dikonfirmasi media24jam.com melalui pesan WA, Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, belum memberikan jawaban.
Sementara itu, Cia, salah seorang pecandu permainan hiburan Game Elektronik di lokasi Gelper Wu Kong sangat kecewa adanya keributan ini. Dia merasa kosentrasinya tidak fokus dalam bermain game. Padahal mesin yang dimainkan mau Hose (Menang-red).
“Saya cepat-cepat keluar dari dalam tadi. Takut keributan yang diluar itu masuk kedalam, bisa salah sasaran. Sudah dikasih bebas buka Gelper ribut pula. Kalau nanti Gelper dii tutup semua baru tahu, pasti semua pada pusing,” ujarnya kecewa berat. (handreass)




