Rumah Tangga Tak Direstui Boru Sinaga Paksa Putrinya Aborsi Calon Bayi Tewas Diurut Nek Bakir

0
748

KARO (media24jam.com) – M boru Sitanggang (25) meronta sejadinya. Itu karena ia tak ingin kehilangan calon bayinya. Tapi ibunya, R boru Sinaga (47) bersikeras. Endingnya, jabang bayi di rahim M boru Sitanggang itu akhirnya meninggal dunia setelah diurut Nek Bakir.

Kasus ibu paksa putrinya aborsi itu akhirnya berujung ke ranah hukum. Itu setelah M boru Sitanggang melaporkan ibunya dan pelaku lainnya ke polisi.

Lantas kemarin, Kamis (28/1/21), pihak Polres Karo menggelar rekontruksi guna melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Sebanyak 40 adegan diperagakan langsung oleh R boru Sinaga, warga Desa Lau Kesumpat, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, yang ditetapkan polisi sebagai tersangka, bersama dua tersangka lainnya yakni, AS Sitanggang (22) dan A Sinaga (43) warga Desa Siruberube, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Sementara dua pelaku lain berinisial FS dan NM masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi dihimpun, aksi sadis yang dilakukan R boru Sinaga itu terjadi, Rabu (11/2/2020) lalu. Saat itu, M boru Sitanggang dibonceng suaminya, J Tarigan (24) mengendarai sepeda motor. Tapi saat melintas dikawasan Pasar Desa Mardinding, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, mereka dihadang sebuah mobil.

Begitu berhenti, dari dalam mobil turun seorang wanita yang ternyata adalah , R boru Sinaga, ibu kandung M boru Sitanggang.

M boru Sitanggang yang masih duduk di atas sepeda motor dipaksa turun dan ditarik ke dalam mobil. Meski terus berontak, R boru Sinaga tetap memaksa putrinya.

J Tarigan yang melihat istrinya diperlakukan kasar coba menolong. Tapi, ia justru diancam oleh beberapa pria di dalam mobil dengan senjata jenis softgun.

Setelah dipaksa masuk ke mobil, M boru Sitanggang lantas dibawa ibunya ke arah Kota Medan. Di perjalanan, M boru Sitanggang teriak minta tolong, tapi ia justru dianiaya oleh ibunya.

Singkat cerita, setiba di kawasan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, M boru Sitanggang dibawa ibunya masuk ke dalam rumah Nek Bakir. Di sana, ia lalu dipaksa agar janin dalam kandungannya digugurkan.

M boru Sitanggang terus berontak. Bahkan ia sempat mencoba kabur. Tapi oleh tersangka berinisial AS, ia ditangkap dan kembali diserat masuk ke dalam rumah Nek Bakir.

Di dalam rumah, Nek Bakir memulai aksinya. Perut M boru Sitanggang diurut. Tak lama kemudian, janin dalam kandungannya pun gugur.

Belakangan diketahui, R boru Sinaga tega menggugurkan bayi dalam kandungan putrinya dikarenakan ia tak senang jika putrinya menikah dengan J Tarigan. (ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here