Sadis ! Diculik, Dibacok Puluhan OTK, Pria 45 Tahun Nyaris Tewas

0
29

MEDAN | MEDIA 24 JAM.COM-Warga di sekitar Rumah Sakit Muhammadiyah, Jalan Mandala By Pass, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, mendadak geger. Seorang pria berinisial RS (45) ditemukan terkapar lemas dengan tubuh penuh luka bacok, Sabtu (30/5/2026) malam.


Korban diduga menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan puluhan orang tak.dikenal . Bahkan, korban menyebut aksi sadis itu diduga berkaitan dengan suruhan seorang oknum.


Informasi yang dihimpun, peristiwa mencekam itu bermula sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Jermal 7 Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Saat berada di dalam kontrakan, korban diduga didatangi puluhan pria.


Tanpa banyak bicara, korban disebut langsung dibawa paksa. Tak lama kemudian, aksi brutal terjadi. RS diduga dihujani bacokan senjata tajam hingga mengalami luka serius di hampir seluruh tubuhnya.


Tak berhenti di situ, usai dianiaya secara bersama-sama, korban disebut dibuang begitu saja di depan rumah sakit dalam kondisi kritis dan tak berdaya.


Di tengah kondisi mengenaskan, korban masih sempat mengungkap nama sejumlah orang yang diduga terlibat.


“Yang bacok. Banyak kali, kurang lebih 50 orang,” ucap korban lirih saat mendapat perawatan.


Korban juga mengaku salah seorang pelaku sempat melontarkan ancaman mengerikan saat membacok dirinya.


“Katanya, ‘mati kau… mati kau… ini perintah ,”ungkap korban.


Kakak kandung korban, Serka Dede Andiruka, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, keluarga sempat kesulitan mencari rumah sakit yang mau menangani korban.


“Adik saya sempat dibawa ke RS Muhammadiyah, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara, tapi belum tertangani. Kami juga sempat membawa ke rumah sakit lain,” ujar Dede kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).


Pihak keluarga mengaku telah membuat laporan ke Polrestabes Medan dan berharap para pelaku segera ditangkap.


“Kami sudah buat laporan polisi. Kasus ini juga sudah kami serahkan ke pengacara,” tegasnya.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Riski Lubis saat dikonfirmasi terkait kasus dugaan penganiayaan brutal tersebut belum memberikan tanggapan.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here