SIMALUNGUN | MEDIA 24 JAM.COM-Warga Nagori Pamatang Simalungun mendadak gempar. Sebuah peristiwa ganjil sekaligus mengerikan terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Jalan Mawar, Huta II, Minggu pagi (3/5/2026).
Satu makam ditemukan dalam kondisi terbongkar. Lebih mengejutkan lagi, jasad yang sebelumnya dimakamkan di dalamnya telah raib.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.15 WIB. Bambang (57), penjaga makam, sontak terkejut saat melihat tanah kuburan sudah terkuak. Kecurigaannya terbukti saat jasad di dalam liang lahat sudah tidak berada di tempat.
Laporan segera diteruskan ke aparat desa dan kepolisian. Tak lama, petugas dari Polsek Gunung Malela turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Hasilnya membuat bulu kuduk merinding. Jasad yang telah membusuk ditemukan tergeletak sekitar 15 meter dari makam semula.
Korban diketahui bernama Muhammad Yatim (84), warga Nagori Rambung Merah, yang sebelumnya dimakamkan secara resmi pada 24 Maret 2026.
Polisi langsung mengamankan area pemakaman guna mencegah kerumunan warga dan menjaga proses penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap siapa pelaku di balik aksi misterius tersebut.
Hingga kini, motif pembongkaran makam masih menjadi teka-teki. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam, sementara masyarakat diminta tidak berspekulasi agar situasi tetap kondusif.
Di tengah suasana yang sempat mencekam, pihak keluarga korban memilih bersikap tenang. Mereka menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak melanjutkan ke jalur hukum.
Fokus keluarga kini hanya satu: memakamkan kembali almarhum dengan layak.
Dengan dibantu aparat dan warga, jasad Muhammad Yatim akhirnya dimakamkan ulang sesuai syariat Islam. Prosesi berlangsung khidmat, meski dibayangi rasa heran dan tanda tanya besar atas kejadian yang belum terpecahkan ini.(*KA)
Subuh Mencekam di TPU: Makam Dirusak, Mayat Hilang
SIMALUNGUN | MEDIA 24 JAM
Warga Nagori Pamatang Simalungun mendadak gempar. Sebuah peristiwa ganjil sekaligus mengerikan terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Jalan Mawar, Huta II, Minggu pagi (3/5/2026).
Satu makam ditemukan dalam kondisi terbongkar. Lebih mengejutkan lagi, jasad yang sebelumnya dimakamkan di dalamnya telah raib.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.15 WIB. Bambang (57), penjaga makam, sontak terkejut saat melihat tanah kuburan sudah terkuak. Kecurigaannya terbukti saat jasad di dalam liang lahat sudah tidak berada di tempat.
Laporan segera diteruskan ke aparat desa dan kepolisian. Tak lama, petugas dari Polsek Gunung Malela turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Hasilnya membuat bulu kuduk merinding. Jasad yang telah membusuk ditemukan tergeletak sekitar 15 meter dari makam semula.
Korban diketahui bernama Muhammad Yatim (84), warga Nagori Rambung Merah, yang sebelumnya dimakamkan secara resmi pada 24 Maret 2026.
Polisi langsung mengamankan area pemakaman guna mencegah kerumunan warga dan menjaga proses penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap siapa pelaku di balik aksi misterius tersebut.
Hingga kini, motif pembongkaran makam masih menjadi teka-teki. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam, sementara masyarakat diminta tidak berspekulasi agar situasi tetap kondusif.
Di tengah suasana yang sempat mencekam, pihak keluarga korban memilih bersikap tenang. Mereka menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tidak melanjutkan ke jalur hukum.
Fokus keluarga kini hanya satu: memakamkan kembali almarhum dengan layak.
Dengan dibantu aparat dan warga, jasad Muhammad Yatim akhirnya dimakamkan ulang sesuai syariat Islam. Prosesi berlangsung khidmat, meski dibayangi rasa heran dan tanda tanya besar atas kejadian yang belum terpecahkan ini.(*KA)




