Tewaskan Ratusan Suporter, Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan.

0
55

JAKARTA (Media24jam.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang suporter yang menyaksikan laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Jokowi telah memerintahkan Menteri Kesehatan, Gubernur Jawa Timur untuk memonitor secara khusus pelayanan Kesehatan bagi para korban.

Sebagai bentuk keprihatinan, Jokowi memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) hingga Kepala Kepolisian Republik Indonesia lakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan laga sepak bola. Termasuk di dalamnya, sistem pengamanan yang dilakukan.

Mantan Walikota Solo ini menekankan perintahkan khusus kepada Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi tragedi tersebut. Untuk memudahkan investigasi, Jokowi memerintahkan PSSI menghentikan kompetisi Liga 1.

“Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” ucap Jokowi di akun Instagram pribadinya, Minggu (2/10/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini sangat menyesalkan terjadinya tragedi Kanjuruhan
yang menewaskan anak-anak bangsa. Dan, meminta kepada seluruh elemen untuk
bekerja keras agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang,” ucap Jokowi.

Jokowi mengingatkan, olahraga ialah ajang kompetisi yang menjunjung tinggi nilai-nilai
sportivitas. Menurut Jokowi nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas tersebut harus diatas segalanya.

“Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” tutup Jokowi.

Diketahui, laga Arema melawan Persebaya di Liga 1 diwarnai bentrokan antara suporter dan petugas keamanan. Bentrokan tersebut memakan korban jiwa ratusan suporter yang menyaksikan duel klasik tersebut.(ril/IM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here