Walikota Rico Waas Diminta Evaluasi Kadispora Medan

0
15

MEDAN (media24jam.com) –
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Medan, Tengku Chairunniza terkesan melakukan pembiaran dengan tak menindak anggotanya yang hingga saat ini masih menerapkan tarif parkir sebesar Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat di Taman Cadika Medan. Padahal Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas sudah mengeluarkan Perwal yang menurunkan tarif parkir menjadi Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp4 Ribu untuk kendaraan roda empat di Kota Medan.

“Besar kemungkinan disini ada pembiaran, karena setahu kita Perwal tentang penurunan tarif parkir ini sendiri sudah dikeluarkan Bulan Februari 2026 lalu,” ujar pemerhati sosial di Kota Medan, Mirza Syahputra kepada wartawan, Senin, 29 Juni 2026.

Dijelaskan Mirza yang merupakan profesional dibidang marketing ini, aksi pembiaran ini sendiri jelas sangat bertentangan dengan visi yang dijalankan Walikota yakni ‘Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan’

“Kita menilai disini ada sedikit pembangkangan yang dilakukan Kadispora Medan selaku kepala OPD yang dipercaya mengelola semua taman yang ada di Kota Medan untuk bisa menarik PAD untuk Kota Medan. Padahal Walikota Medan sendiri sudah bersusah payah merumuskan program untuk menurunkan tarif parkir. Namun kenyataan di lapangan malah ada OPD yang masih menerapkan parkir lama,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, kepada wartawan melalui telepon selulernya sempat menjelaskan jika karcis parkir yang beredar di Taman Cadika merupakan karcis lama.

“Itu karcis yang lama. Nanti coba kita tindak lanjuti lagi,” katanya.

Tak hanya itu, Kadispora Kota Medan juga sedikit menantang dengan mengajak wartawan untuk bersama-sama mengecek langsung kondisi yang dikeluhkan masyarakat di Taman Cadika Medan.

“Sekali-sekali kita sama-sama berolahraga disana dan melihat langsung kondisinya ya,” katanya via telepon seluler.

Terkait statement Kadispora ini sendiri, Mirza menilai perlu ada klarifikasi faktual dari Dinas Pemuda dan Olahraga tentang berapa banyak PAD yang dihasilkan dari pengelolaan parkir di Taman Cadika tersebut.

“Kalau memang begitu, harus juga dijelaskan kemana kelebihan Rp1000 dari setiap biaya parkir yang dibayarkan masyarakat yang berkunjung ke Taman Cadika. Kalau memang tak jelas, disini kita menduga ada kebocoran PAD yang dialami Pemko Medan,” katanya.

Untuk itu, Mirza yang juga mantan Ketua Pemuda LIRA Medan ini memintan Walikota Medan untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tengku Chairunniza yang dinilai tak sejalan dengan visi dan misi Walikota dalam membangun Kota Medan. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here