Warga Babura Keluhkan Banjir, Wali Kota Medan Rico Waas Minta Normalisasi Sungai dan Drainase Dilakukan Rutin

0
77

MEDAN | Media24jam.com – Mengatasi permasalahan banjir di Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta jajaran Pemko Medan untuk rutin melakukan normalisasi sungai dan pengerukan drainase. Kegiatan ini harus dilakukan secara berkala oleh Dinas SDABMBK bersama pihak kecamatan, dengan berkoordinasi dan meminta izin Balai Wilayah Sungai (BWS).

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri kegiatan Sapa Warga di Jalan Sei Bahorok, Kelurahan Babura, Sabtu (1/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota hadir bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah guna mendengarkan langsung keluhan masyarakat serta mencari solusi di lapangan.

“Pengerukan sungai harus dilakukan secara rutin, terutama di musim penghujan. Dengan begitu, sedimentasi di sungai dan drainase di depan rumah warga bisa dibersihkan. Ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir,” ujar Rico Waas.

Menjawab keluhan warga terkait genangan air, Rico menjelaskan bahwa alat berat excavator telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan normalisasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS). “Sungai ini memang kewenangan BWS, tapi Pemko Medan tidak tinggal diam. Kami bergerak cepat membantu penanganan karena ini bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Muhammad Sofyan, Kepala Inspektorat Erfin Fachrur Razi, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kadisdukcapil Baginda P. Siregar, Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, serta Camat Medan Baru Frans Siahaan, Wali Kota juga menyampaikan rencana pemasangan pintu klep di saluran drainase yang terhubung ke sungai.

“Pintu klep ini akan mencegah air sungai yang meluap masuk ke saluran drainase. Dengan begitu, air dari drainase bisa mengalir lancar ke sungai tanpa kembali ke rumah warga. Pekerjaannya akan dimulai pertengahan November ini,” jelas Rico.

Selain soal banjir, warga juga menyampaikan keluhan mengenai minimnya lampu penerangan jalan, khususnya di Gang Aman, Lingkungan II, Kelurahan Babura. Menanggapi hal tersebut, Rico Waas meminta Dinas Perhubungan segera menindaklanjuti dan melakukan pengecekan di lapangan.

“Lampu jalan adalah hak masyarakat. Kalau ada yang mati, segera laporkan. Dishub akan cek, dan jika pengadaan tiang lampu sudah masuk Musrenbang, akan segera dipasang,” ujarnya.

Terkait keamanan lingkungan, salah seorang warga juga mengeluhkan maraknya aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, Wali Kota meminta Camat Medan Baru untuk mengaktifkan kembali poskamling dan siskamling, serta berkoordinasi dengan TNI-Polri, khususnya Polsek dan Koramil setempat, guna menjaga keamanan lingkungan.

“Interaksi seperti ini tidak berhenti di kegiatan Sapa Warga saja. Setiap keluhan harus disampaikan melalui kelurahan dan kecamatan agar bisa segera diteruskan ke perangkat daerah terkait untuk diselesaikan,” tegas Rico Waas, yang juga suami Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas.

Sementara itu, Camat Medan Baru Frans Siahaan melaporkan bahwa kegiatan gotong royong kali ini membersihkan aliran Sungai Sei Putih sepanjang 220 meter, bekerja sama dengan Dinas SDABMBK dan BWS.

“Kami juga telah melakukan normalisasi drainase sejak awal September hingga akhir Oktober. Total sedimentasi yang berhasil diangkut mencapai 274,16 meter kubik atau sekitar 90 ton, dari sejumlah saluran di Kelurahan Babura,” jelasnya.

(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here