Heboh! Pria Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit Sergai, Dugaan Pembunuhan Menguat

0
22

SERGAI | Media24jam.com – Suasana pagi yang seharusnya tenang di areal perkebunan kelapa sawit mendadak berubah mencekam. Warga Dusun IV Desa Matapao Bogak Kecil, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria dalam kondisi mengenaskan, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban ditemukan dalam posisi telungkup di Afdeling 2 perkebunan PT Socfindo oleh seorang pekerja kebun, Billy Aswara. Penemuan itu sontak memicu kepanikan dan kerumunan warga yang berdatangan ke lokasi, mencoba memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Identitas korban kemudian terungkap sebagai Suryadi Sutoyo (55), yang akrab disapa Gendon. Kondisi tubuhnya membuat siapa pun yang melihat tak kuasa menahan ngeri—luka bacokan terlihat jelas di sejumlah bagian tubuh.

Danton Centeng PT Socfindo, Sumardi (55), yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan temuan awal yang memperkuat dugaan pembunuhan.

“Di bagian kepala korban terdapat tiga luka bacokan, di lengan kiri dua luka, serta luka di bagian punggung,” ujarnya dengan nada serius.

Dugaan bahwa korban menjadi target kekerasan brutal pun menguat. Luka-luka yang ditemukan bukan sekadar tanda perlawanan, melainkan indikasi aksi keji yang dilakukan dengan penuh amarah.

Kapolsek Teluk Mengkudu, Halomoan Sirait, membenarkan kejadian tersebut. Ia langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

“Benar, kami menerima laporan penemuan jasad seorang laki-laki paruh baya di areal perkebunan sawit. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tragis ini, di antaranya sepeda motor milik korban, pakaian, serta sarung golok yang mengarah pada dugaan senjata yang digunakan pelaku.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi, guna mengungkap penyebab pasti kematian sekaligus memperkuat konstruksi hukum kasus ini.

Di balik kematian tragis tersebut, terselip kisah sederhana seorang pria yang dikenal warga sebagai sosok baik dan pekerja keras. Sehari-hari, korban menggembala kambing dan sesekali menjadi buruh panen.

“Orangnya baik, tidak pernah bermasalah dengan siapa pun,” ujar seorang warga dengan nada lirih.

Kini, misteri kematian Suryadi Sutoyo masih menyisakan tanda tanya besar. Siapa pelaku? Apa motif di balik aksi brutal ini?

Polisi terus memburu pelaku dan mengumpulkan potongan demi potongan fakta yang tercecer di lokasi kejadian. Sementara itu, rasa takut dan penasaran menyelimuti warga.

Satu hal yang pasti, pagi di kebun sawit itu tak lagi sama—ia berubah menjadi saksi bisu sebuah tragedi berdarah yang belum menemukan jawabannya.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here