KEPRI, (media24jam.com) – “Seharusnya yang menangani saya itu para medis, bukan sekuriti,” demikian disampaikan, MS, pasien RS Awal Bros kepada media24jam.com, Jumat (6/8/2021). Dirinya nyaris dikeroyok dua oknum petugas keamanan (Sekuriti) RS Awal Bros ketika dirinya sedang melakukan pendaftaran cek kesehatan yang berbelit. Padahal dalam dua bulan belakangan, MS, merupakan pasien umum rawat jalan di RS Awal Bros, dan tidak ada kendala dalam proses pendaftaran.
Pantauan media24jam.com dilokasi kejadian, saat itu Jumat (6/8/2021), sekira pukul 14.00 Wib, pasien MS melakukan pendaftaran cek kesehatan untuk jadwal ke esokan harinya sesuai tanggal di surat perjanjian kunjungan ke dokter yang menangani tindakan medis kepada pasien, MS.
Untuk pendaftaran pasien tersebut, MS, merasa prosesnya terlalu berbelit-belit dan ribet, dan hal ini tidak pernah terjadi pada proses sebelumnya. Lalu MS mempertanyakan hal ini ke petugas pendaftaran dan menerangkan jika dirinya sudah lima kali melakukan kunjungan, namun proses pendaftarannya tidak sesulit ini.
Tiba-tiba datang seorang oknum sekuriti dan membentak serta mengusir, MS, dari loket layanan pendaftaran. Mendapat sikap yang tidak sopan dari oknum sekuriti tersebut, lalu MS menegur oknum itu bahwa tempat ini adalah rumah sakit bukan tempat hiburan. Tapi bukanya merubah sikap yang baik kepada pasien, oknum sekuriti ini malah dengan beringas, mengepalkan tangan dan akan melayangkan pukulan kewajah pasien, MS.
Suasana ruang loby utama RS Awal Bros seketika menjadi gaduh. Pengunjung dan pasien diruang loby tersebut menjadi resah melihat ke aroganan oknum sekuriti tersebut. Dengan tidak memiliki rasa malu, dengan sifat kebinatangannya oknum sekuriti itu juga mengajak berantam pasien MS yang sedang dalam kondisi sakit.
Lalu datang seorang oknum sekuriti lainnya untuk memisah. Namun karena oknum sekuriti pertama tadi masih beringas, akhirnya seorang oknum sekuriti yang baru datang inipun ikut terpancing dan melakukan pengancaman terhadap pasien, MS. Namun teman MS yang mendampinginya mencoba melerai dan mengatakan jika yang sedang mereka hadapi saat ini adalah seorang pasien RS Awal Bros yang dalam kondisi sakit. Lalu kedua oknum sekuriti itu pergi dengan perasaan dendam sembari melontarkan ancaman kepada, MS.
Sementara itu, terkait percobaan penganiayaan pasien oleh dua oknum securiti tersebut, Kepala RS Awal Bros Batam belum berhasil dikonfirmasi media ini. (handreass)




