Di Bawah Kepemimpinan August Sinaga, SMA GKPS 1 Pematangraya Torehkan Prestasi Membanggakan

0
19

SIMALUNGUN | Media24jam.com – Kemajuan signifikan ditunjukkan SMA GKPS 1 Pematangraya di bawah pembinaan Ketua Yayasan Pendidikan GKPS, August Sinaga, SPd, MAP. Dukungan yayasan bersama manajemen sekolah dinilai berhasil mendorong peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter siswa.

Pada tahun 2026, sekolah ini mencatat capaian membanggakan. Sebanyak 34 siswa berhasil lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Jumlah tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana sekolah belum berhasil meloloskan siswa melalui jalur yang sama akibat kendala teknis.

Kepala sekolah, Julven Haposan Purba, SPd, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga dukungan yayasan. Saat ini, jumlah siswa di SMA GKPS 1 Pematangraya mencapai sekitar 700 orang, dengan kapasitas penerimaan peserta didik baru sekitar 300 siswa untuk tahun ajaran 2026.

“Kami tidak memasang target yang terlalu tinggi. Namun dengan kerja sama yang baik, kami optimistis sekolah ini akan terus berkembang,” ujar Julven.

Dalam proses pembelajaran, sekolah menerapkan pendekatan kontekstual, yaitu metode yang mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, tersedia 11 kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Sebagai langkah inovatif, pada tahun ajaran baru 2026, SMA GKPS 1 Pematangraya resmi membuka program boarding school. Pada angkatan perdana, program ini akan menampung 36 siswa, terdiri dari 18 laki-laki dan 18 perempuan.

Program boarding school tersebut menawarkan sistem pendidikan terintegrasi. Selain mengikuti kegiatan belajar formal, siswa juga mendapatkan program tambahan seperti kesamaptaan, bimbingan belajar, serta Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) untuk penguatan spiritualitas.

Menariknya, pembinaan spiritual di sekolah ini bersifat inklusif. Tidak hanya bagi siswa Kristen Protestan, tetapi juga difasilitasi bagi siswa dari agama lain melalui pendampingan mentor sesuai keyakinan masing-masing. Kegiatan olahraga dan seni turut menjadi bagian penting dalam keseharian siswa boarding.

Sementara itu, siswa reguler tetap mengikuti pembelajaran seperti biasa, dengan opsi tinggal di asrama tanpa mengikuti seluruh program khusus boarding school.

Untuk bergabung dalam program boarding school, calon siswa diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, seperti menyerahkan surat keterangan lulus, mengikuti seleksi administrasi, ujian akademik, psikotes, serta tes kesamaptaan. Pendaftaran peserta didik baru dibuka mulai 29 April hingga 31 Mei 2026.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi August Sinaga yang dinilai memiliki pengalaman dan latar belakang kuat di bidang pendidikan, termasuk perannya sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Utara.

“Dukungan, dorongan, dan gagasan yang diberikan sangat berarti. Latar belakang beliau di dunia pendidikan membuat arah pengembangan sekolah ini semakin terarah,” ujar perwakilan yayasan.(Gus/wardiksu).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here