Gubsu Bobby Datang Polemik SMPN 2 Galang Tuntas, Siswa Bisa Sekolah Lagi

0
187

GALANG | Media24jam.com – Kabar menggembirakan datang dari Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Setelah sekian lama terhambat akibat polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dan Pengurus Daerah (PD) Al Jamiyatul Washliyah, kini para siswa SMP Negeri 2 Galang akhirnya bisa kembali belajar seperti biasa.

Penyelesaian ini tercapai usai kesepakatan damai antara Pemkab Deli Serdang dan Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Desa Petumbukan, Rabu (16/7/2025). Pertemuan tersebut dihadiri langsung Ketua PW Al Washliyah Sumut Dr H Dedi Iskandar Batubara, MSP, serta disaksikan secara virtual oleh Bupati Deli Serdang dr H Ashari Tambunan dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM.

Pada pertemuan itu, menghasilkan lima butir kesepakatan utama yakni,

1.Proses hibah gedung SMP Negeri 2 Galang kepada Al Washliyah akan terus dilanjutkan sesuai aturan, dan ditargetkan tuntas dalam dua tahun.

2.Pengelolaan sekolah dilakukan bersama antara Pemkab Deli Serdang dan Al Washliyah.

3.Jam belajar tetap berlangsung di pagi hari, di bawah supervisi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

4.Ruang kelas dibagi dua, masing-masing pihak mengelola dan membiayai operasionalnya sendiri.

5.Pemprov Sumut siap membangun gedung baru untuk SMP Negeri 2 Galang di lokasi yang telah disiapkan.

Dalam penyampaiannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan pentingnya mengedepankan kepentingan pendidikan di atas segala perbedaan.

“Kalau benang kusut ditarik kencang, bisa putus. Tapi kalau dibiarkan, makin kusut. Karena itu kita urai bersama. Tujuannya jelas: memastikan pendidikan di Deli Serdang tetap berjalan dengan baik,” tegas Bobby.

Ia juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo melalui program Asta Cita, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Sekolah Garuda sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan.

“Kalau Presiden saja begitu peduli pada pendidikan, kita di daerah juga wajib menyelaraskan langkah. Kalau tidak bisa seperti beliau, setidaknya kita harus menunjukkan kepedulian yang sama,” tambahnya.

Disamping itu, Gubsu Bobby juga menyarankan agar istilah “pinjam pakai” diganti menjadi “pengelolaan bersama”, agar tak menimbulkan salah persepsi.

“Tak perlu lagi debat soal siapa pemilik gedung atau lahan. Ini soal anak-anak kita. Mari sepakat siapa yang sekolah pagi, siapa yang siang. Yang penting, gedungnya tetap digunakan untuk pendidikan,” tegasnya

Pun begitu, di kesempatan itu Bupati Asrilidin Tambunan yang hadir via Zoom, menegaskan bahwa Pemkab Deli Serdang telah mendapat persetujuan dari Kemendagri terkait proses hibah.

“Kami sudah bertemu Pak Sekjen Kemendagri, Bapak Tomsi. Proses hibah disepakati berjalan sesuai regulasi. Sementara itu, kami akan membangun sekolah baru agar siswa kelas 2 dan 3 tetap bisa menyelesaikan pendidikan tanpa terganggu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PW Al Washliyah Sumut, Dr Dedi Iskandar Batubara, menyampaikan apresiasi atas solusi yang ditawarkan Gubernur dan Bupati.

“Ini bukan soal ego sektoral. Ini soal masa depan anak bangsa, soal amanah UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Terima kasih Pak Gubernur atas solusi yang sangat bijak,” ujar Dedi yang juga anggota DPD RI asal Sumut.

Sekedar diketahui, pertemuan bersejarah itu juga dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS, sejumlah pejabat Pemprovsu dan Pemkab Deli Serdang, Ketua PD Al Washliyah Deli Serdang Muhammad Soleh, Wakil Ketua DPRD Agustiawan Saragih, anggota DPRD Dr Misnan Al Jawi, unsur Forkopimda, serta Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana.

Selanjutnya, dengan tuntasnya polemik ini, harapan baru muncul. Senyum kembali merekah di wajah siswa dan orang tua. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam memperjuangkan masa depan pendidikan anak-anak bangsa.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here