Mahasiswi di Tebing Tinggi Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Dalam Angkot Sandra Prima

0
14

SERGAI (Media24jam.com) – Seorang perempuan berinisial S (22) merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Tebing Tinggi, diduga menjadi korban pelecehan seksual saat berada di dalam angkutan kota (angkot) ketika hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (26/6/2026).

Peristiwa tersebut menggegerkan warga setelah korban tiba-tiba turun dari angkot di kawasan Simpang Bedagai dalam kondisi menangis. Warga yang melihat kejadian itu kemudian berupaya menenangkan korban dan menanyakan penyebabnya.

Salah seorang warga, Yuspit, mengatakan bahwa korban mengaku telah mengalami pelecehan yang diduga dilakukan oleh seorang penumpang pria yang berada di dalam angkot yang sama.

“Korban turun dari angkot sambil menangis. Setelah ditanya warga, korban mengaku telah dilecehkan oleh salah seorang penumpang,” ujarnya.

Mendapat informasi tersebut, warga bersama sopir angkot langsung mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

“Begitu mendapat kabar, korban dan terduga pelaku langsung kami bawa ke Polsek Sei Rampah, kemudian selanjutnya dibawa ke Polres Sergai untuk penanganan lebih lanjut,” kata Yuspit.

Berdasarkan pantauan di Polsek Sei Rampah, korban tampak masih syok dan menangis didampingi kedua orang tuanya. Sementara itu, seorang pria yang diduga sebagai pelaku terlihat diamankan petugas. Pria tersebut mengenakan kaus hitam, celana pendek, serta membawa tas ransel.

Sopir angkot Sandra Prima, Ijai, menjelaskan bahwa korban naik dari kawasan depan SMA Negeri 2 Kota Tebing Tinggi. Sementara pria yang diduga sebagai pelaku naik dari wilayah Sei Bamban.

Menurutnya, selama perjalanan dirinya tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi di dalam angkot hingga akhirnya korban menangis saat kendaraan tiba di Simpang Bedagai.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tiba-tiba korban mengaku telah dipegang oleh penumpang. Warga kemudian langsung membawa terduga pelaku ke kantor polisi,” ungkap Ijai.

Sementara itu, seorang personel Polres Serdang Bedagai membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan terhadap seorang perempuan di dalam angkot.

“Terduga pelaku sudah diamankan untuk sementara. Saat ini korban masih membuat laporan pengaduan di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sergai,” ujar petugas.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Sergai masih melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, serta terduga pelaku guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut. Aparat juga akan mendalami seluruh keterangan dan barang bukti yang ada sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.(hrp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here