TANAH KARO (Media24jam.com) – Ganja seberat 547,20 gram Brutto yang siap edar, berhasil digagalkan oleh anggota Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karo (BNNKK) dan pelakunya yang berinisial DI (38) alamat Terminal Bawah Kabanjahe dan sesuai KTP Jalan Bunga Turi Lingkungan I, Desa Sidumolyo Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan yang sehari-harinya bekerja serabutan ini, juga turut diamankan.
Dikatakan oleh Kepala BNNK Karo AKBP Heppi Karo-Karo SE, melalui Kasi Berantas Kompol Robinson Ginting SH kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (03/06/2021) sekira pukul 10:15 wib membenarkan adanya penangkapan tersebut, yang dilakukan di loket Angkutan Mobil Arih Ersada terminal Bawah Kabanjahe Kelurahan Gung Leto.
Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas pun melakukan penggeledahan didalam loket mobil Angkutan tersebut, dan ditemukanlah 11 paket kecil ganja kering dibungkus kertas nasi warna coklat, serta 5 paket sedang ganja kering dibungkus kertas nasi warna coklat juga dan uang tunai sebesar 1 juta rupiah serta diamankan juga satu unit Hp merek samsung lipat warna putih.
Setelah dilakukan interogasi untuk pengembangan, DI (38) mengaku masih ada menyimpan ganja di tempat tinggalnya yang berada dibengkel mobil Angkutan Arih Ersada di Terminal bawah Kabanjahe.
Ketika diperiksa, ditemukan tas besar berwarna cream yang berisikan plastik asoi warna hitam, di dalamnya terdapat 5 paket besar ganja kering dibungkus kertas nasi warna coklat yang setelah ditimbang keseluruhannya seberat seberat 547,20 gram brutto.” Ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, sebelum dilakukan penangkapan oleh pihak BNNK Karo, petugas terlebih dahulu sudah mendapatkan info tersebut, sehingga dilakukanlah pengintaian dari pukul 08:00 wib dan sekira pukul 12:00 wib, pada waktu itulah anggota BNNK Karo mengamankan pelaku dari loket tersebut.
Saat diperiksa, pelaku mengaku kalau ganja tersebut dibelinya dari seseorang yang bertempat di daerah Sidikalang kabupaten Dairi dan akan diedarkan diseputaran Terminal Kabanjahe, dan pelaku katanya baru kali ini dia mengedarkannya. “Pelaku sudah ditahan dan kasusnya akan terus kita kembangkan.” Ujar Robinson, mengakhiri. (Ton)




