Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Samosir Tekankan Pemanfaatan Optimal

0
74

SAMOSIR | Media24jam.com – Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 26 kelompok tani di wilayahnya. Bantuan tersebut bersumber dari APBNAPBD Provinsi Sumatera Utara, serta APBD Kabupaten Samosir. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Senin (29/12/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setdakab Samosir Tunggul Sinaga, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tumiur Gultom, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Ketua KTNA Pantas M. Sinaga, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Bantuan yang disalurkan melalui APBN meliputi satu unit combine harvester besar, dua unit traktor roda dua rotary, serta empat unit pompa air 3 inci. Dari APBD Provinsi Sumatera Utara, diserahkan dua unit traktor roda dua, tiga unit cultivator, dan empat unit pompa air 3 inci. Sementara melalui APBD Kabupaten Samosir, dialokasikan satu unit corn sheller mobile, dua unit cultivator, serta tujuh unit mesin chopper.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa penyerahan alsintan ini merupakan kelanjutan dari bantuan bibit pertanian yang sebelumnya telah disalurkan, sebagai hasil sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat.

“Beberapa waktu lalu kita telah menyerahkan bantuan bibit, dan hari ini kita lanjutkan dengan bantuan alsintan. Semua ini berkat sinergitas dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan di lapangan. Vandiko juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat dan provinsi melakukan pemantauan terhadap penggunaan bantuan tersebut.

“Bantuan ini diperebutkan oleh banyak kabupaten/kota di Indonesia. Saya minta agar benar-benar dimanfaatkan, jangan sampai setelah diterima justru tidak digunakan. Jika tidak dimanfaatkan sesuai peruntukan, tidak menutup kemungkinan akan dialihkan kepada kelompok tani lain yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, Vandiko menjelaskan bahwa pengusulan bantuan pertanian harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Kelompok tani wajib terdaftar secara resmi dan aktif berkoordinasi dengan penyuluh pertanian.

“Pengusulan bantuan hanya bisa dilakukan apabila kelompok tani terdaftar secara resmi. Saya imbau masyarakat untuk memperbarui data, mendaftarkan kelompoknya, dan berkomunikasi dengan penyuluh. Pemerintah daerah siap mendampingi dari awal hingga selesai,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Vandiko juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution atas perhatian dan dukungan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Samosir.

“Walaupun Bapak Presiden dan Bapak Gubernur tidak hadir langsung, bantuan ini nyata dirasakan masyarakat. Ini bisa menjadi kado Natal bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan kelompok tani penerima bantuan, Dedi Harianto Sidauruk dari Kelompok Tani Tunas Muda Desa Cinta Dame, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan.

“Bantuan ini seperti kado Natal, tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan petani,” ujarnya.

Ia juga mengajak petani untuk tidak ragu memanfaatkan bantuan bibit yang telah disalurkan sebelumnya. “Kami sudah menanam bibit jagung dan bawang merah. Dalam 15 hari, daya tumbuh jagung sangat baik. Semoga pada April mendatang kami bisa panen bersama Pak Bupati,” harap Dedi.

Dedi turut mengapresiasi langkah Pemkab Samosir yang terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. “Kami sangat bersyukur atas sinergitas ini. Semoga ke depan petani Samosir semakin maju dan mampu menjadi penopang ketahanan pangan Sumatera Utara dan Indonesia,” tutupnya.

(rop.blr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here