​Tega Kali Bah! Cekcok Soal Kereta, Erikson Naik Pitam, Nyawa Istri Melayang di Ujung Pisau dan Martil

0
16

​SIMALUNGUN | MEDIA 24 JAM.COM – Hanya karena perkara sepele soal perbaikan sepeda kereta, seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan cara yang sangat sadis. Peristiwa berdarah ini bikin geger warga Jalan Haranggaol, Nagori Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun pada Senin (29/6/2026) pagi kemarin.

​Korban adalah Norma Juita Tinambunan (34), nyawanya melayang setelah dianiaya secara brutal oleh suaminya sendiri, Erikson Simanjuntak (43).

​Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membeberkan bahwa petaka ini bermula saat pelaku baru saja menginjakkan kaki di rumah setelah pulang merantau dari Aceh. Bukannya melepas rindu, pasutri ini malah terlibat cekcok mulut yang hebat di dalam rumah kontrakan mereka.

​”Pas baru balik dia dari Aceh, langsung bertengkar mereka gara-gara masalah betulkan kereta. Rupanya si laki langsung gelap mata, diambilnya pisau terus ditikamnya istrinya itu. Gak cukup pakai pisau, diambilnya pulak martil baru dihantamkannya lagi ke korban,” ungkap AKP Verry Purba dengan logat khasnya saat menyampaikan, Rabu (1/7/2026).

​Melihat istrinya sudah terkapar bersimbah darah, pelaku langsung ciut. Korban sempat dilarikan warga ke Puskesmas Tigarunggu sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar karena kondisinya yang sudah kritis. Namun sayang, nyawa Boru Tinambunan ini sudah tidak tertolong lagi.

​Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyita barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

​”Dari lokasi rumah korban, sudah kami amankan pisau sama martil yang dipakai pelaku. Sekarang jenazah korban sudah kami bawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk diautopsi biar makin jelas semua,” tambah AKP Verry.

​Pihak kepolisian menegaskan tidak akan main-main dalam mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung maut ini. Pelaku dipastikan bakal mendekam di sel dalam waktu yang lama.

​”Kasus ini langsung kami usut tuntas, gak ada main-main. Pokoknya kami periksa secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur. Semua bakal dicocokkan sama fakta dan alat bukti yang ada di lapangan. Biar jera pelaku itu!” tegasnya menutup pembicaraan.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here