Terharu, Bos Restoran Ini Kaget Kokinya Jadi Anggota DPRD Kota Batam

0
1059

KEPRI, (media24jam.com) – Sejumlah 50 orang Calon Legislatif (Caleg) terpilih telah dilantik menjadi anggota definitif DPRD kota Batam, Kamis (29/8/2019). Kini anggota DPRD tersebut secara hukum telah sah dan tercatat dalam lembaran negara, untuk menjalankan tugas di masa bakti 2019 – 2024.

Salah seorang yang dilantik menjadi anggota DPRD kota Batam adalah, Tan A Tie. Siapa sangka, ia adalah seorang Koki (Juru Masak) profesional aktif di restoran Sky Tastes khusus menjual jenis makanan Vegetarian Cuisine, di bilangan Nagoya kota Batam.

Dalam kesehariannya, Tan A Tie, kerap disapa dengan sebutan gelarnya yaitu, Dato Alek. Gelar ini dianugerahkan oleh DL’s Caring Community yang berpusat di Singapura. Adalah sebuah organisasi sosial pertubuhan dato’ – dato’ lintas 4 negara diantaranya dari, Riau Lingga (Indonesia), Singapura, Malaysia dan Fhilipina.

“Saya tidak menyangka dan seperti bermimpi, Alek, bisa menjadi anggota DPR. Ada karma baik di dirinya”.

Demikian dipaparkan, Edi, di restoran Sky Tastes vegetarian miliknya kepada media24jam.com, Sabtu (31/8/2019). Bos Advertising Apple Print ini juga bercerita, dirinya tidak mengetahui jika Alek terlibat dalam aktivitas dunia perpolitikan di kota Batam. Menurutnya, saat itu Alek tampak biasa dan bekerja seperti biasanya. Ia tidak pernah bercerita jika dirinya ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPRD kota Batam pada pemilu serentak 17 April 2019.

“Dia selalu tepat waktu saat masuk kerja, dan tidak pernah absen. Saya selalu bertanya dalam hati, kalau memang sebagai calon DPRD kapan kampanyenya dia. Dan berhasil menjadi anggota DPRD. Ini yang membuat saya tidak habis berpikir. Makanya setiap bangun tidur saya selalu teringat Alek. Seperti mimpi, tapi ada rasa bahagia ketika ternyata ini bukan mimpi,” imbuh Edi.

Disaat para caleg di kota Batam sangat gencar melakukan kampanye mendulang suara pemilih, namun Alek malah sibuk dengan kerjaannya di dapur restoran ini, dari pagi hingga malam. Dikatakan, Edi, di dapil pemilihannya, bahkan tidak ditemukan adanya banner, iklan ataupun spanduk pencalegkannya.

“Saya selalu berkeliling masuk ke komplek – komplek perumahan, tapi tidak pernah menemui iklan kampanye. Saat berkomunikasi di restoran-pun dia tidak pernah cerita sedang jadi caleg. Saya tidak tahu, mungkin Alek kampanyenya melalui sosial media,” jelas Edi.

Tan A Tie, atau yang akrab disapa Alek ini, menurut Edi telah 9 bulan bekerja di restoran Sky Tastes miliknya. Selama 4 bulan ia menjabat sebagai koki. Selain penuh tanggungjawab, jujur, bersih dan kedisiplinannya yang cukup tinggi. Juga menguasai marketing dan akutansi, lalu ia diangkat menjadi Manager. Dan saat ini sudah masuk di bulan ke -5 ia menempati posisi strategis itu.

“Masakan vegetarian ini adalah, jenis makanan penuh cinta kasih. Jadi tidak sembarang orang yang bisa mengolah jenis makanan ini menjadi sangat lezat. Tapi itu ada ditangan Alek. Bahkan koki terbaik di Jakarta dan Singapura pernah saya undang untuk mencicipi masakan koki Alek. Sambutannya luar biasa,” terang Edi.

Selama menjadi manager artinya, Alek, adalah menjadi orang kepercayaan untuk mengelola secara penuh restoran milik Edi. Mulai dari pemilihan bahan makanan yang akan dibeli untuk diolah, Alek juga mengendalikan 20 karyawan restoran yang terdiri dari koki, Bartender dan Waitres serta pelayanan tamu restoran.

“Dia berhasil mengelola dan memimpin restoran ini. Jika kerja Alek tidak bagus tentunya restoran ini sudah tutup. Tapi sejak ia bekerja restoran tambah maju. Tamu restoran ini rata – rata dari luar negeri, Singapura, Malaysia, dan beberapa negara lainnya,” ujar Edi.

Selain merasa kehilangan koki terbaiknya, Edi, mengatakan tidak tahu seperti apa kedepannya restoran miliknya ini. Sulit rasanya mencari manager yang penuh tanggungjawab, rajin, jujur, dan memiliki tingkat kedisiplinan yang cukup tinggi seperti Alek.

“Saya sedang mempertimbangkan apakah Alek akan tetap bekerja disini. Sebagai wakil rakyat tentunya banyak waktu yang tersita dan fokus melayani aspirasi masyarakat. Masih lihat dulu dalam Minggu ini, apakah Alek bisa berbagi waktu,” tutup Edi.

Sebelum menjadi koki di restoran Sky Tastes Vegetarian, Alek juga pernah menjadi koki di Malaya Caffe yang berbasis diseluruh Mall kota Batam.

“Kepribadian Alek sangat ramah, rajin, dan sangat disiplin. Namun dia lebih banyak bekerja daripada bicara,” ujar Junaidi, seorang pekerja di Malaya Caffe. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here