Jelang Tahun Baru, Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Masyarakat Introspeksi dan Berserah Diri kepada Allah

0
70

MEDAN | Media24jam.com – Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh masyarakat untuk menundukkan hati, melakukan introspeksi diri, serta menyadari keterbatasan manusia dengan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas dalam kegiatan Tausiyah, Zikir, dan Doa Bersama Alim Ulama se-Kota Medan sebagai ikhtiar spiritual menyambut pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (29/12/2025) malam.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, para asisten Setdako, pimpinan perangkat daerah, serta camat se-Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa menutup tahun dengan doa dan munajat memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan euforia dan kemeriahan semu. Menurutnya, penghujung tahun seharusnya menjadi momentum refleksi diri dan penguatan spiritual.

“Sepanjang satu tahun ini, kita belajar bahwa tidak ada yang lebih penting daripada berdoa kepada Allah SWT. Menutup tahun bukan dengan hingar-bingar, kemewahan, atau pesta kembang api, melainkan dengan munajat, zikir, dan doa,” ujar Rico Waas.

Ia menyampaikan, berbagai peristiwa dan cobaan yang terjadi sepanjang tahun 2025 menjadi pengingat bahwa manusia memiliki banyak keterbatasan. Rico Waas juga menyinggung kondisi saudara-saudara sebangsa di sejumlah daerah yang masih berjuang memulihkan diri dari musibah.

“Kita disadarkan bahwa sejatinya kita tidak mampu apa-apa tanpa pertolongan Allah. Karena itu, sudah tepat rasanya kita mengakhiri tahun ini dengan berserah diri, menunjukkan empati, dan mendoakan keselamatan untuk semuanya,” katanya.

Kegiatan yang mengusung tema “Doa Keselamatan Untuk Negeri: Mengetuk Pintu Langit, Ikhtiar Spiritual Meraih ‘Afiah (Keselamatan)” ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim antara Pemerintah Kota Medan dan para alim ulama se-Kota Medan.

Rico Waas menegaskan, Pemerintah Kota Medan sangat membutuhkan bimbingan dan nasihat para ulama dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Sebagai pelayan masyarakat, kami harus terus mengevaluasi diri. Masih banyak kekurangan dan kekhilafan yang harus kami perbaiki. Pada akhirnya, setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban,” ucapnya.

Selain itu, Wali Kota Medan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan saling mengingatkan dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa pembangunan Kota Medan hanya dapat terwujud melalui kebersamaan.

“Jika Medan dibangun, maka bangunlah bersama-sama. Inilah makna Medan untuk semua dan semua untuk Medan,” tegas Rico Waas.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas turut mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun dengan kegiatan berlebihan, melainkan dengan aktivitas yang lebih bermakna dan penuh empati sosial.

“Kondisi kita saat ini masih membutuhkan kepekaan sosial. Mari kita tutup tahun ini dengan doa dan kepedulian kepada sesama,” imbaunya.

Kegiatan tausiyah, zikir, dan doa bersama ini menghadirkan Prof. Dr. H. Muzakkir, M.A. sebagai penceramah, zikir dipandu Prof. K.H. Amiruddin, M.S., serta doa yang dipimpin Ketua MUI Kota Medan Dr. Hasan Maksum.

Selain sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini diharapkan menjadi refleksi spiritual bagi seluruh elemen masyarakat dalam menyongsong tahun 2026 dengan semangat kebersamaan, optimisme, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here