Ex-Officio Bubar Rudi Tetap Pimpin BP Batam

0
1354
Ex-Officio
Gedung BP Batam sebagai kantor Ex-Officio.

Batam I Media24jam.com – Ex-Officio bubar menjadi isu panas jelang berakhirnya kepemimpinan, Muhammad Rudi, sebagai Walikota Batam pada Maret 2025. Dia menjabat Ex-Officio berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62/2019 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 46/2007  Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Baca Juga: Buaya Lepas Dari Penangkaran Pulau Bulan Batam Jumlahnya Lebih “50 Ekor”

Atas PP tersebut, Rudi, otomatis menjabat dua kepemimpinan lembaga pemerintahan (Ex-Officio) yaitu, sebagai Walikota Batam Plus Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Jabatan Ex-Officio oleh Rudi telah resmi sejak ia terlantik oleh Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Darmin Nasution, pada, Jumat (27/9/2019) yang lalu.   

“Jadi, Rudi, akan mengakhiri masa jabatan sebagai Kepala BP Batam akan seiring dengan berakhirnya masa tugas beliau sebagai Walikota Batam,” kata Viktor Haloho, Pemerhati Kota Batam.

Lanjutnya, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan berakhirnya jabatan Rudi sebagai Walikota Batam adalah pada Maret 2025 nanti. “Jelasnya jabatan beliau tidak boleh lebih dari 5 tahun,” terangnya.

Seperti kita ketahui bersama, Walikota Batam Muhammad Rudi terlantik pada, Senin Pagi (15/3/2021). Saat bulan Maret (2025) nanti berarti genap 5 tahun rudi menjabat sebagai Walikota Batam. Saat itu nanti berakhir pula masa jabatan beliau sebagai Kepala BP Batam plus Ex-Officio,

Menurut Viktor, ada hal menarik terkait isu jabatan Ex-Officio ke depan. Apakah Ex-Officio itu lanjut atau bubarkan. Jika Presiden melanjutkan maka, Amsakar Ahmad, sebagai Walikota Batam terpilih 2024-2025 secara otomatis akan menjabat Kepala BP Batam. Jika Ex-Officio bubar itu artinya Presiden wajib mengeluarkan Keppres terbaru untuk menunjuk apakah dari kalangan Profesional atau lainnya untuk memimpin BP Batam ke depan.

“Untuk kalangan professional, kalau untuk kota Batam sendiri sepertinya Rudi sangat layak. Selain menguasai Batam beliau juga sangat paham tentang kebutuhan kota ini. Baik ekonomi masyarakat maupun tentang arah pembangunan pada masa depan. Beliau cukup Profesional masalah itu. Tetapi itu tergantung Pak Prabowo sebagai Presiden baru apakah nanti beliau tetap memperahankan dan melanjutkan Rudi sebagai Kepala BP Batam,” tegas Victor.

Lanjutnya, sudah ada Tim masuk pada lingkaran istana akan menghadap Presiden Prabowo untuk membahas keberlangsungan lembaga BP Batam nanti. Sebab program BP Batam selama ini sudah bagus mulai dari ekonomi, arah pembangunan, bahkan terjadi lonjakan nilai investasi kota Batam terus meningkat setiap tahunnya.

Apakah Walikota Batam Yang Baru Amsakar Ahmad Ikhlas Ex-Officio Bubar ?

Pertanyaan ini muncul jelang terlantiknya, Amsakar Ahmad-Li Claudia, pada Maret 2025 sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam terbaru. Kedua pasangan ini berhasil memenangkan Pilkada periode tahun 2024-2025.

Jika Ex-Officio bubar, artinya Amsakar – Li Claudia akan menjalankan tugas sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam secara normal. Amsakar gagal menjabat sebagai Kepala BP Batam.

Namun jika Presiden Prabowo melanjutkan Pepres yang sudah ada (Ex-Officio), maka otomatis Amsakar akan fokus menjabat sebagai Kepala BP Batam. Sedangkan, Li Claudia, secara tidak langsung akan kebagian jatah sebagai orang nomor satu Pemko Batam.

Untuk memuluskan misi Ex-Officio tentunya pengaruh dan peran, Li Claudia, sangat penting untuk meyakinkan Presiden Prabowo, terkait berlanjutnya Ex-Officio pada lembaga pemerintah Kota Batam. Adanya pengaruh itu masuk akal mengingat ada keterikatan emosional antara, Li Claudia, dan Presiden Prabowo. Seperti ketahui, Li Claudia, merupakan kader Partai Gerindra milik Prabowo.

Meski demikian, keputusan status Ex-Officio kota Batam tetap pada keputusan Presiden Pabowo. Apakah nanti berlanjut atau bubar dan BP Batam pimpinannya oleh kalangan Profesional saja. (Handreasseru)

Artikel Lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here