Kriminalitas Jalanan di Medan Tembung Tak Kunjung Surut, Residivis Kembali Beraksi

0
24

MEDAN | Media24jam.com – Aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Medan Tembung kembali terjadi. Penangkapan seorang residivis jambret justru mempertegas bahwa persoalan kriminalitas di kawasan ini belum menunjukkan penurunan signifikan.

Pelaku berinisial DL alias Mabok (23), warga Medan Tembung, diamankan aparat setelah diduga melakukan penjambretan di Jalan Besar Tembung, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dalam proses penangkapan, pelaku dilumpuhkan karena berusaha melawan dan melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Kapolsek Medan Tembung, Ras Maju Tarigan, didampingi Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang, menjelaskan kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban, Siti Hajar (21), menjadi sasaran saat berjalan kaki pulang ke rumah. Pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga memepet korban dan merampas tas berisi uang tunai Rp15 juta serta barang berharga lainnya.

“Pelaku merupakan residivis dan telah berulang kali melakukan aksi serupa,” ujar Kapolsek.

Penangkapan dilakukan setelah polisi mengidentifikasi keberadaan pelaku di kawasan Jalan Letda Sujono. Dari hasil pemeriksaan, pelaku juga mengakui keterlibatannya dalam kasus pencurian sepeda motor di wilayah yang sama pada awal April 2026.

Namun di balik keberhasilan penangkapan tersebut, muncul pertanyaan yang lebih besar: mengapa pelaku berulang masih leluasa kembali beraksi di wilayah yang sama.

Fenomena residivis yang kembali melakukan kejahatan mengindikasikan bahwa upaya pencegahan dan pengawasan pasca-hukuman belum berjalan optimal. Di sisi lain, masyarakat menilai intensitas patroli dan deteksi dini di titik rawan masih perlu diperkuat.

“Penangkapan memang penting, tapi kalau kejadian terus berulang, berarti ada yang belum maksimal di pencegahan,” ujar seorang warga.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa penanganan kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga membutuhkan strategi preventif yang konsisten, pengawasan terhadap pelaku berulang, serta keterlibatan aktif masyarakat.

Tanpa langkah yang lebih sistematis, kekhawatiran publik terhadap keamanan di wilayah Medan Tembung berpotensi terus meningkat.

(RAIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here