​NEKAT! Petani Ini Tanam 8 Batang Ganja di Ladang, Lagi Asyik Merawat Diciduk Polisi

0
13

​KARO | MEDIA 24 JAM.COM-Sepandai-pandainya melompat, akhirnya jatuh ke parit juga. Peribahasa ini cocok buat Hendra Saputra Girsang (29), seorang petani asal Desa Pertibi Lama, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Bukannya menanam sayur atau buah yang berkah, pemuda ini malah nekat menanam narkotika jenis ganja di lahan pertaniannya sendiri!

Apesnya, aksi “go green” ilegal ini terendus oleh aparat hukum. Petugas dari Polsek Tigapanah pun langsung bergerak cepat mencabut delapan batang ganja yang tumbuh subur di perladangan Parhuta-hutaan pada Rabu (20/5/2026) pagi bolong, sekitar pukul 08.40 WIB.


Dramatisnya, penangkapan Hendra terjadi saat dirinya sedang asyik beraktivitas merawat tanaman haram tersebut. Tanpa dia sadari, sepasang mata polisi sudah mengintai pergerakannya dari balik semak-semak.


​Begitu target masuk ke area ladang dan mulai membelai tanaman ganjanya, petugas tanpa babibu langsung menyergapnya. Hendra yang kaget setengah mati hanya bisa pasrah tanpa perlawanan. Saat diinterogasi di tempat, dia pun tak bisa mengelak dan mengakui kalau barang haram tersebut adalah miliknya.


​”Saat tim melakukan pemantauan di lokasi untuk mencari tahu siapa pemiliknya, anggota melihat pelaku masuk ke area dan sedang beraktivitas merawat tanaman. Anggota langsung menyergapnya,” ungkap Kapolsek Tigapanah, AKP Dedy Syahputra Ginting, SH, MH.


​Keberhasilan polisi menggulung petani ganja ini berawal dari kuping tipis anggota Polsek Tigapanah yang menerima “nyanyian” dari warga sekitar.

Masyarakat yang resah melaporkan adanya tanaman terlarang yang tumbuh subur di ladang salah satu warga.


​Mendapat info A1 tersebut, Kapolsek Tigapanah AKP Dedy Syahputra Ginting bersama Kanit Reskrim Iptu Regen Manik dan pasukan langsung tancap gas melakukan penyelidikan ke TKP. Hasilnya? Tokcer! Pelaku sukses diringkus bersama barang bukti.


​Kini, delapan batang pohon ganja tersebut sudah dicabuti sampai ke akar-akarnya oleh petugas Polsek Tigapanah bersama Unit Resnarkoba Polres Karo.

Hendra pun terpaksa ganti profesi dari petani menjadi pesakitan di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here