Kepri I Media24jam.com – Sekwan (Sekretaris Dewan) DPRD Kabupaten Karimun, Eddie Muar, S.Sos, M.Si, di nilai sukses melakukan penggelembungan anggaran uang anggaran makan minum. Angkanya cukup fantastis yaitu mencapai setengah miliar rupiah lebih.
Artikel Lainnya:
- Anggaran “Tipu-tipu” Biaya Makan Minum Sekwan dan DPRD Karimun Capai Ratusan Juta Rupiah
- Update Skandal Mega Korupsi Dermaga Utara Batuampar Batam : Belum Ada Tersangka !
Dari hasil investigasi data yang dimiliki Media24jam.com, memang ada ketidak singkronan total angka anggaran makan minum bagi anggota DPRD plus Setwan DPRD Karimun pada APBD tahun 2024.
Dari data yang di buat oleh, Eddie Muar, S.Sos, M.Si, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Untuk anggaran makan minum bagi anggota DPRD dan Sekretariat totalnya mencapai RpRp2.104.757.000.
Namun data yang dimiliki media ini, anggaran makan minum tersebut sangat berbanding terbalik dengan yang dilaporkan ke pemerintah pusat, yaitu hanya sebesar Rp1.480.457.000.
Dari angka makan minum tersebut dapat terlihat jelas jika ada selisih nilai atau angka anggaran. Dugaanya telah terjadi penggelembungan biaya anggaran makan minum bagi anggota DPRD dan Setwan pada mata anggaran tahun 2024.
Sekretaris, Eddie Muar, saat di konfirmasi media ini beberapa waktu lalu sempat membantah adanya selisih angka anggaran makan minum anggota DPRD dan Setwan. Dia berdalih biaya makan minum tersebut hanya pagu anggaran saja.
Disela wawancara terkait anggaran makan minum bersama media ini, Eddie Muar, sempat mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Diantaranya ketidak harmonisan hubungan kerja dengan para anggota DPRD. Dimana dia mengaku banyak mendapat tekanan berat terkait penggunaan keuangan yang tidak sesuai peruntukan.
Akibat dari permasalahan tersebut diatas, Eddie Muar, kepada media ini mengaku dirinya menginginkan agar Bupati Karimun mengambil kebijakan agar dirinya segera dipindah tugaskan ke dinas lain. Atau lebih bagus lagi kalau bisa pindah tugas ke keluar daerah.
Dari sikap, Eddie Muar, yang ingin pindah tugas ke luar daerah tersebut. Patut diduga Sekwan, Eddie Muar, ingin melarikan diri dan melepas tanggung jawabnya terhadap kasus penggelembungan anggaran makan minum DPRD Kabupaten Karimun. (Handreasseru)
Artikel Lainnya:




